Tuesday, September 30, 2014
Makalah Embriologi
II.I EMBRIOLOGI
Embriologi adalah ilmu
yang mempelajari perkembangan embrio dalam rahim. Embriogenesis adalah proses
pembentukan dan perkembangan embrio. Proses ini merupakan tahapan perkembangan
sel setelah mengalami pembuahan atau fertilisasi. Embriogenesis meliputi
pembelahan sel dan pengaturan di tingkat sel. Sel pada embriogenesis disebut
sebagai sel embriogenik.
Pembuahan pada saat kopulasi antara pria dan wanita (coitus) dengan ejakulasi, pria mengeluarkan 300-400 juta sel sperma dari saluran reproduksi didalam vagina wanita. Jika terjadi pada masa ovulasi (masa subur wanita), maka kemungkinan sperma akan bertemu dengan ovum yang disebut sebagai pembuahan atau fertilisasi. Proses pembuahan terjadi didalam tuba fallopi.
A. TAHAP EMBRIONIK
Fase Embrionik yaitu fase pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup selama masa embrio yang diawali dengan peristiwa fertilisasi sampai dengan terbentuknya janin di dalam tubuh induk betina. Tahap awal perkembangan manusia diawali dengan peristiwa pertemuan/peleburan sel sperma dengan sel ovum yang dikenal dengan peristiwa fertilisasi.
Fertilisasi akan menghasilkan sel individu baru yang disebut dengan zygote dan akan melakukan pembelahan diri/pembelahan sel (cleavage) menuju pertumbuhan dan perkembangan menjadi embrio. Fase embrionik terbagi menjadi 3 fase, yaitu:
1. FASE MUROLA
Morula adalah suatu bentukan sel sperti bola (bulat) akibat pembelahan sel terus menerus. Keberadaan antara satu dengan sel yang lain adalah rapat. Morulasi yaitu proses terbentuknya morula. Dalam fase ini zigot membelah secara mitosis berturut-turut sehingga menjadi 2, 4, 8, 16 dan akhirnya 32 buah sel.
2. FASE BLASTULA
Blastula adalah bentukan lanjutan dari morula yang terus mengalami pembelahan. Bentuk blastula ditandai dengan mulai adanya perubahan sel dengan mengadakan pelekukan yang tidak beraturan. Di dalam blastula terdapat cairan sel yang disebut dengan Blastosoel.Blastulasi yaitu proses terbentuknya blastula. Pada fase blastulla ditandainya dengan terjadinya pembentukan rongga tubuh dan jaringannya.
3. FASE GASTULA
Gastrula adalah bentukan lanjutan dari blastula yang pelekukan tubuhnya sudah semakin nyata dan mempunyai lapisan dinding tubuh embrio serta rongga tubuh. Gastrula pada beberapa hewan tertentu, seperti hewan tingkat rendah dan hewan tingkat tinggi, berbeda dalam hal jumlah lapisan dinding tubuh embrionya. Pada fase ini terjadi pembentukan 3 lapisan pada dinding rahim, yaitu ektoderm, mesoderm, dan endoderm.
Triploblastik yaitu hewan yang mempunyai tiga lapisan dinding tubuh embrio, berupa ektoderm, mesoderm dan endoderm. Hal ini dimiliki oleh hewan tingkat tinggi seperti Vermes, Mollusca, Arthropoda, Echinodermata dan semua Vertebrata. Diploblastik yaitu hewan yang mempunyai 2 lapisan dinding tubuh embrio, berupa ektoderm dan endoderm. Dimiliki oleh hewan tingkat rendah seperti Porifera dan Coelenterata.Gastrulasi yaitu proses pembentukan gastrula.
Organogenesis yaitu proses pembentukan organ-organ tubuh pada makhluk hidup. Organ yang dibentuk ini berasal dari masing-masing lapisan dinding tubuh embrio pada fase gastrula.
Pembuahan pada saat kopulasi antara pria dan wanita (coitus) dengan ejakulasi, pria mengeluarkan 300-400 juta sel sperma dari saluran reproduksi didalam vagina wanita. Jika terjadi pada masa ovulasi (masa subur wanita), maka kemungkinan sperma akan bertemu dengan ovum yang disebut sebagai pembuahan atau fertilisasi. Proses pembuahan terjadi didalam tuba fallopi.
A. TAHAP EMBRIONIK
Fase Embrionik yaitu fase pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup selama masa embrio yang diawali dengan peristiwa fertilisasi sampai dengan terbentuknya janin di dalam tubuh induk betina. Tahap awal perkembangan manusia diawali dengan peristiwa pertemuan/peleburan sel sperma dengan sel ovum yang dikenal dengan peristiwa fertilisasi.
Fertilisasi akan menghasilkan sel individu baru yang disebut dengan zygote dan akan melakukan pembelahan diri/pembelahan sel (cleavage) menuju pertumbuhan dan perkembangan menjadi embrio. Fase embrionik terbagi menjadi 3 fase, yaitu:
1. FASE MUROLA
Morula adalah suatu bentukan sel sperti bola (bulat) akibat pembelahan sel terus menerus. Keberadaan antara satu dengan sel yang lain adalah rapat. Morulasi yaitu proses terbentuknya morula. Dalam fase ini zigot membelah secara mitosis berturut-turut sehingga menjadi 2, 4, 8, 16 dan akhirnya 32 buah sel.
2. FASE BLASTULA
Blastula adalah bentukan lanjutan dari morula yang terus mengalami pembelahan. Bentuk blastula ditandai dengan mulai adanya perubahan sel dengan mengadakan pelekukan yang tidak beraturan. Di dalam blastula terdapat cairan sel yang disebut dengan Blastosoel.Blastulasi yaitu proses terbentuknya blastula. Pada fase blastulla ditandainya dengan terjadinya pembentukan rongga tubuh dan jaringannya.
3. FASE GASTULA
Gastrula adalah bentukan lanjutan dari blastula yang pelekukan tubuhnya sudah semakin nyata dan mempunyai lapisan dinding tubuh embrio serta rongga tubuh. Gastrula pada beberapa hewan tertentu, seperti hewan tingkat rendah dan hewan tingkat tinggi, berbeda dalam hal jumlah lapisan dinding tubuh embrionya. Pada fase ini terjadi pembentukan 3 lapisan pada dinding rahim, yaitu ektoderm, mesoderm, dan endoderm.
Triploblastik yaitu hewan yang mempunyai tiga lapisan dinding tubuh embrio, berupa ektoderm, mesoderm dan endoderm. Hal ini dimiliki oleh hewan tingkat tinggi seperti Vermes, Mollusca, Arthropoda, Echinodermata dan semua Vertebrata. Diploblastik yaitu hewan yang mempunyai 2 lapisan dinding tubuh embrio, berupa ektoderm dan endoderm. Dimiliki oleh hewan tingkat rendah seperti Porifera dan Coelenterata.Gastrulasi yaitu proses pembentukan gastrula.
Organogenesis yaitu proses pembentukan organ-organ tubuh pada makhluk hidup. Organ yang dibentuk ini berasal dari masing-masing lapisan dinding tubuh embrio pada fase gastrula.
1. Lapisan Ektoderm akan berdiferensiasi menjadi cor (jantung), otak (sistem
saraf), integumen (kulit), rambut dan alat indera.
2. Lapisan Mesoderm akan berdiferensiasi menjadi otot, rangka
(tulang/osteon), alat reproduksi (testis dan ovarium), alat peredaran darah dan
alat ekskresi seperti ren.
Lapisan Endoderm akan berdiferensiasi menjadi alat pencernaan, kelenjar pencernaan, dan alat respirasi seperti pulmo.
Lapisan Endoderm akan berdiferensiasi menjadi alat pencernaan, kelenjar pencernaan, dan alat respirasi seperti pulmo.
3. Selanjutnya, zigot membentuk embrio yang diselubungi dan dilindungi oleh
selaput kuning telur (bagian ini tidak berkembang pada janin manusia), yaitu:
a. Amnion yaitu selaput yang berhubungan langsung dengan embrio dan
menghasilkan cairan ketuban. Berfungsi untuk melindungi embrio dari guncangan.
b. Korion yaitu selaput yang terdapat diluar amnion dan membentuk jonjot yang
menghubungkan dengan dinding utama uterus. Bagian dalamnya terdapat pembuluh
darah.
c. Alantois yaitu selaput terdapat di tali pusat dengan jaringan epithel
menghilang dan pembuluh darah tetap. Berfungsi sebagai pengatur sirkulasi
embrio dengan plasenta, mengangkut sari makanan dan O2, termasuk zat sisa dan
CO2.
d. Sacus vitelinus yaitu selaput yang terletak diantara plasenta dan amnion
yang merupakan tempat munculnya pembuluh darah yang pertama.
B. TAHAP IMPLANTASI
Implantasi biasanya terjadi di uterus bagian atas dan lebih sering pada dinding posterior. Sebelum peristiwa implantasi, kumpulan sel yang mengelilingi blastokis (zona pellucida) menghilang dan kemudian blastokista menempel pada endometrium. Peristiwa ini disebut aposisi. Blastokista Ukurannya sangat kecil, berdiameter 0,1-0,2 mm kemudian menginvasi endometrium. Implantasi selesai pada hari ke 24-25 (10-11 hari pasca konsepsi).
Menurut Partodihardjo (1980), implantasi berlangsung secara bertahap. Tahap-tahap ini adalah tahap persentuhan embrio dengan endometrium, terlepasnya zona pelusida, pergeseranatau pembagian tempat dan yang terakhir ada1ah pertautan antara trofoblas dengan epitel endometrium. Tahap pelepasan zona pelusida adalah penting karena zona pe1usida merupaluran suatu penghalang untuk imp1antasi. Terlepasnya zona pelusida ada1ah sebagai aktivitas dari enzim proteolitik dari airan uterus. Pelepasan zona pelusida terjadi sebelum trofoblas melekat pada endometrium.
C. CIRI TAHAP PERKEMBANGAN
Pada bulan pertama (minggu ke-4) perkembangan embrio manusia ditandai dengan alat-alat tubuh yang cukup penting telah mulai terbentuk dan sudah mulai berfungsi walaupun belum sempurna. Kaki dan tangan belum terbentuk pada bulan pertama usia kehamilan. Demikian pula otak janin masih berupa gumpalan darah. Panjang embrio pada usia kandungan satu bulan sekitar 2.5 sampai 6 mm.
Berikutnya, pada bulan kedua terbentuk 3 lapisan yaitu ectoderm, mesoderm dan endoderm embrio yang telah terbentuk kaki dan tangan, alat-alat kelamin bagian dalam, rangka yang masih berupa tulang rawan, alat-alat bagian muka dan beberapa alat penting yang lain. Panjang embrio pada usia kandungan 2 bulan adalah antara 25 sampai 40 mm.
Pada bulan ketiga usia kehamilanan, hampir seluruh alat tubuh secara lengkap telah terbentuk, termasuk alat kelamin luar. Panjang janin pada fase ini sekitar 70 sampai 100 mm dan dapat dibedakan antara janin laki-laki atau perempuan. Lalu pada bulan keempat kehamilan seorang wanita, kondisi janin mulai terbentuk kulit, rambut, kelenjar keringat dan kelopak mata. Gerakan janin sudah terasa oleh ibunya. Panjang janin saat itu sekitar 145 mm.
Implantasi biasanya terjadi di uterus bagian atas dan lebih sering pada dinding posterior. Sebelum peristiwa implantasi, kumpulan sel yang mengelilingi blastokis (zona pellucida) menghilang dan kemudian blastokista menempel pada endometrium. Peristiwa ini disebut aposisi. Blastokista Ukurannya sangat kecil, berdiameter 0,1-0,2 mm kemudian menginvasi endometrium. Implantasi selesai pada hari ke 24-25 (10-11 hari pasca konsepsi).
Menurut Partodihardjo (1980), implantasi berlangsung secara bertahap. Tahap-tahap ini adalah tahap persentuhan embrio dengan endometrium, terlepasnya zona pelusida, pergeseranatau pembagian tempat dan yang terakhir ada1ah pertautan antara trofoblas dengan epitel endometrium. Tahap pelepasan zona pelusida adalah penting karena zona pe1usida merupaluran suatu penghalang untuk imp1antasi. Terlepasnya zona pelusida ada1ah sebagai aktivitas dari enzim proteolitik dari airan uterus. Pelepasan zona pelusida terjadi sebelum trofoblas melekat pada endometrium.
C. CIRI TAHAP PERKEMBANGAN
Pada bulan pertama (minggu ke-4) perkembangan embrio manusia ditandai dengan alat-alat tubuh yang cukup penting telah mulai terbentuk dan sudah mulai berfungsi walaupun belum sempurna. Kaki dan tangan belum terbentuk pada bulan pertama usia kehamilan. Demikian pula otak janin masih berupa gumpalan darah. Panjang embrio pada usia kandungan satu bulan sekitar 2.5 sampai 6 mm.
Berikutnya, pada bulan kedua terbentuk 3 lapisan yaitu ectoderm, mesoderm dan endoderm embrio yang telah terbentuk kaki dan tangan, alat-alat kelamin bagian dalam, rangka yang masih berupa tulang rawan, alat-alat bagian muka dan beberapa alat penting yang lain. Panjang embrio pada usia kandungan 2 bulan adalah antara 25 sampai 40 mm.
Pada bulan ketiga usia kehamilanan, hampir seluruh alat tubuh secara lengkap telah terbentuk, termasuk alat kelamin luar. Panjang janin pada fase ini sekitar 70 sampai 100 mm dan dapat dibedakan antara janin laki-laki atau perempuan. Lalu pada bulan keempat kehamilan seorang wanita, kondisi janin mulai terbentuk kulit, rambut, kelenjar keringat dan kelopak mata. Gerakan janin sudah terasa oleh ibunya. Panjang janin saat itu sekitar 145 mm.
Sejak minggu ke-12 usia
kehamilan seorang wanita, janin hanya mengalami pertumbuhan ke arah membesar
dan memanjang hingga menjelang kelahirannya. Pada akhir trimester pertama,
plasenta berkembang untuk menyediakan oksigen, nutrisi dan pembuangan sampah
bayi. Kelopak mata bayi merapat untuk melindungi mata yang sedang berkembang.
Janin mencapai panjang 76 mm dan beratnya 19 gram.Kepala bayi membesar dengan
lebih cepat daripada yang lain. Badannya juga semakin membesar untuk mengejar
pembesaran kepala.
Minggu ke-24, paru-paru mulai mengambil oksigen meski bayi masih menerima oksigen dari plasenta. Untuk persiapan hidup di luar rahim, paru-paru bayi mulai menghasilkan surfaktan yang menjaga kantung udara tetap mengembang. Kulit bayi mulai menebal.
Minggu ke-24, paru-paru mulai mengambil oksigen meski bayi masih menerima oksigen dari plasenta. Untuk persiapan hidup di luar rahim, paru-paru bayi mulai menghasilkan surfaktan yang menjaga kantung udara tetap mengembang. Kulit bayi mulai menebal.
Minggu ke-25, bayi
cegukan. Ini tandanya ia sedang latihan bernafas. Ia menghirup dan mengeluarkan
air ketuban. Jika air ketuban yang tertelan terlalu banyak, ia akan cegukan.
Tulang bayi semakin mengeras dan bayi menjadi bayi yang semakin kuat. Saluran
darah di paru-paru bayi sudah semakin berkembang. Garis disekitar mulut bayi
sudah mulai membentuk dan fungsi menelan sudah semakin membaik. Indera penciuman
bayi sudah semakin membaik karena di minggu ini bagian hidung bayi (nostrils)
sudah mulai berfungsi. Berat bayi sudah mencapai 650-670 gram dengan tinggi
badan 34-37 cm.
Minggu ke-26, bayi sudah bisa mengedipkan matanya selain itu retina matanya telah mulai terbentuk. Aktifitas otaknya yang berkaitan dengan pendengarannya dan pengelihatannya sudah berfungsi, bunda dapat memulai memperdengarkan lagu yang ringan dan mencoba untuk memberi cahaya lebih disekitar perut, mungkin bunda akan merasakan anggukan kepala si kecil. Berat badan bayi sudah mencapai 750-780gram, sedangkan tingginya 35-38 cm.
Minggu ke-26, bayi sudah bisa mengedipkan matanya selain itu retina matanya telah mulai terbentuk. Aktifitas otaknya yang berkaitan dengan pendengarannya dan pengelihatannya sudah berfungsi, bunda dapat memulai memperdengarkan lagu yang ringan dan mencoba untuk memberi cahaya lebih disekitar perut, mungkin bunda akan merasakan anggukan kepala si kecil. Berat badan bayi sudah mencapai 750-780gram, sedangkan tingginya 35-38 cm.
Minggu pertama trimester
ketiga (Minggu ke-27), paru-paru, hati dan sistem kekebalan tubuh masih harus
dimatangkan. Namun jika ia dilahirkan, memiliki peluang 85% untuk bertahan.
Indra perasa mulai terbentuk. Bayi juga sudah pandai mengisap ibu jari dan
menelan air ketuban yang mengelilinginya. Berat umum bayi 870-890 gram dengan
tinggi badan 36-38 cm.
Minggu ke-28 beratnya 1100
gram dan panjangnya 25 cm. Otak bayi semakin berkembang dan meluas. Lapisan
lemak pun semakin berkembang dan rambutnya terus tumbuh. Lemak dalam badan
mulai bertambah. Walaupun gerakan bayi sudah mulai terbatas karena beratnya
yang semakin bertambah, namun matanya sudah mulai bisa berkedip bila melihat
cahaya melalui dinding perut ibunya. Kepalanya sudah mengarah ke bawah.
Paru-parunya belum sempurna, namun jika saat ini ia terlahir ke dunia, si kecil
kemungkinan besar telah dapat bertahan hidup.
Minggu ke-29 kelenjar
adrenalin bayi mulai menghasilkan hormon seperti androgen dan estrogen. Hormon
ini akan menyetimulasi hormon prolaktin di dalam tubuh ibu sehingga membuat
kolostrum (air susu yang pertama kali keluar saat menyusui). Sensitifitas dari
bayi semakin jelas, bayi sudah bisa mengidentifikasi perubahan suara, cahaya,
rasa dan bau. Selain itu otak bayi sudah bisa mengendalikan nafas dan mengatur
suhu badan dari bayi. Postur dari bayi sudah semakin sempurna sebagai seorang
manusia, berat badannya 1100-1200 gram, dengan tinggi badan 37-39 cm.
Minggu ke-30 lemak dan
berat badan bayi terus bertambah sehingga bobot bayi sekarang sekitar 1400 gram
dan panjangnya 27 cm. Karena ia semakin besar, gerakannya semakin terasa. Mata
indah bayi sudah mulai bergerak dari satu sisi ke sisi yang lain dan dia sudah
mulai belajar untuk membuka dan menutup matanya. Saat ini waktu yang terbaik
bagi bunda untuk menyenteri perut dan menggerak-gerakan senter tersebut maka
mata bayi sudah bisa mengikuti ke arah mana senter tersebut bersinar.cairan
ketuban (amniotic fluid) di rahim bunda semakin berkurang. Kini si kecil pun
sudah mulai memproduksi air mata. Berat badan bayi 1510-1550 gram, dengan
tinggi 39-40 cm.
Minggu ke-31, plasenta
masih memberikan nutrisi yang dibutuhkan bayi. Aliran darah di plasenta
memungkinkan bayi menghasilkan air seni. Ia berkemih hampir sebanyak 500 ml
sehari di dalam air ketuban. Perkembangan fisik bayi sudah mulai melambat pada
fase ini, hanya berat badan bayilah yang akan bertambah. Selain itu lapisan lemak
akan semakin bertambah dibawah jaringan kulitnya. Tulang pada tubuh bayi sudah
mulai mengeras, berkembang dan mulai memadat dengan zat-zat penting seperti
kalsium, zat besi, fosfor. Berkebalikan dengan perkembangan fisiknya,
pada fase ini perkembangan otaknyalah yang berkembang dengan sangat pesat
dengan menghasilkan bermilyar sel. Apabila diperdengarkan musik, bayi akan
bergerak. Berat badan bayi 1550-1560 gram dengan tinggi 41-43 cm.
Minggu ke-32, jari tangan
dan kaki telah tumbuh sempurna, begitu pula dengan bulu mata, alis dan rambut
di kepala bayi yang semakin jelas. Lanugo yang menutupi tubuh bayi mulai rontok
tetapi sebagian masih ada di bahu dan punggung saat dilahirkan. Dengan berat
1800 gram dan panjang 29 cm, kemampuan untuk bertahan hidup di luar rahim sudah
lebih baik apabila di dilahirkan pada minggu ini. Kulit bayi semakin merah,
kelopak matanya juga telah terbuka dan system pendengaran telah terbentuk
dengan sempurna. Kuku dari jari mungil tangan dan kaki si kecil sudah lengkap
dan sempurna. Rambutnya pun semakin banyak dan semakin panjang. Bayi sudah
mulai bisa bermimpi,
Minggu ke-33, bayi telah
memiliki bentuk wajah yang menyerupai ayah dan ibunya. Otak bayi semakin pesat
berkembang. Pada saat ini juga otak bayi sudah mulai bisa berkoordinasi antara
lain, bayi sudah menghisap jempolnya dan sudah bisa menelan. Walaupun
tulang-tulang bayi sudah semakin mengeras tetapi otot-otot bayi belum
benar-benar bersatu. Berat badan bayi 1800-1900 gram, dengan tinggi badan
sekitar 43-45 cm.
Minggu ke-34, bayi berada
di pintu rahim. Bayi sudah dapat membuka dan menutup mata apabila mengantuk dan
tidur, bayi juga sudah mulai mengedipkan matanya. Tubuh bunda sedang
mengirimkan antibodi melalui darah bunda ke dalam darah bayi yang berfungsi
sebagai sistem kekebalan tubuhnya dan proses ini akan tetap terus berlangsung
bahkan lebih rinci pada saat bunda mulai menyusui.
Minggu ke-35, pendengaran
bayi sudah berfungsi secara sempurna. Lemak dari tubuh bayi sudah mulai memadat
pada bagian kaki dan tangannya, lapisan lemak ini berfungsi untuk memberikan
kehangatan pada tubuhnya. Apabila bayi bunda laki-laki maka di bulan ini
testisnya telah sempurna. Berat badan bayi 2300-2350 gram, dengan tinggi badan
sekitar 45-47 cm.
Minggu ke-36, kulit bayi sudah semakin halus
dan sudah menjadi kulit bayi. Lapisan lemak sudah mulai mengisi bagian lengan
dan betis dari bayi. Ginjal dari bayi sudah bekerja dengan baik dan livernya
pun telah memproduksi kotoran. Saat ini paru-paru bayi sudah bekerja baik
bahkan sudah siap bertemu dengan mama dan papa. Berat badan bayi 2400-2450
gram, dengan tinggi badan 47-48 cm
Minggu ke-37, kepala bayi
turun ke ruang pelvik. Bentuk bayi semakin membulat dan kulitnya menjadi merah
jambu. Rambutnya tumbuh dengan lebat dan bertambah 5cm. Kuku terbentuk dengan
sempurna. Bayi sudah bisa melihat adanya cahaya diluar rahim. Bayi sedang
belajar untuk melakukan pernafasan walaupun pernafasannya masih dilakukan di
dalam air. Berat badan bayi di minggu ini 2700-2800 gram, dengan tinggi 48-49
cm.
Minggu ke-38 hingga minggu
ke-40, proses pembentukan telah berakhir dan bayi siap dilahirkan. Secara
normal, lama masa kandungan manusia adalah 9 bulan lebih 10 hari. Pada waktu
bayi lahir, ia segera bernafas dengan paru-paru sehingga aliran darah dari
plasenta terhenti. Pernafasan tersebut biasanya diawali dengan tangisan.
D. KELAINAN PADA EMBRIO
1. Kelainan Perkembangan Embrio
Pada saat proses perkembangan embrio juga sering terdapat kelainan yang disebut kelainan perkembangan. Orang yang memiliki kelainan biasanya akan terlihat sejak lahir sehingga disebut juga kelainan bawaan atau anomaly congenital ataupun malformasi congenital.
a). Definisi Malformasi congenital adalah abnormalitas (kelainan) anatomi pada waktu di lahirkan.
b). Definisi Aneuploidi yaitu berkurang atau bertambahnya jumlah kromosom dari 46, yaitu hipodiplodi (biasanya 45) atau hiperdiplodi (biasanya 47-49).
c). Definisi Poliplodi yaitu perubahan jumlah kromosom yang kelipatan dari N.
B. Kelainan Struktur Kromosom
Kebanyakan kelainan struktur kromosom di sebabkan factor lingkungan seperti oleh radiasi, bahan kimia, virus. Berbagai kelainan yang dikenal sebagai berikut:
a) Kromosom cincin tipe lain dari dilesi yaitu jedua ujung kromosom yang berlawanan patah, dan ujung-ujung yang tersisa bersatu dan membentuk cincin.
b) Mosaik terjadi bila pada seseorang di dalam tubuhnya mengandung berbagai campuran kariotip baik autosom maupun kromosom seks.
c) Malformasi disebabkan mutasi gen di perkiraan 10-15% malformasi kongenital disebabkan adanya gen-gen mutan (Nelson, 1969). Walaupun banyak gen yang mengalalmi mutasi, kebanyakan gen ini tidak menyebabkan kelainan kongenita, seperti misalnya fenilketonuria, yang bersifat di turunkan secara resesif autosom.
Kelainan juga dapat terjadi pada umumnya oleh karena terjadi kelainan pada pembentukan selaput atau kantung embrio. Bila pemisahan discus embrio (blastodisk) tidak sempurna atau masih muda ada bagian yang bersatu, yang kemudian berkembang lebih lanjut menjadi kembar melekat atau dikenal pula sebagai kembar siam.
D. KELAINAN PADA EMBRIO
1. Kelainan Perkembangan Embrio
Pada saat proses perkembangan embrio juga sering terdapat kelainan yang disebut kelainan perkembangan. Orang yang memiliki kelainan biasanya akan terlihat sejak lahir sehingga disebut juga kelainan bawaan atau anomaly congenital ataupun malformasi congenital.
a). Definisi Malformasi congenital adalah abnormalitas (kelainan) anatomi pada waktu di lahirkan.
b). Definisi Aneuploidi yaitu berkurang atau bertambahnya jumlah kromosom dari 46, yaitu hipodiplodi (biasanya 45) atau hiperdiplodi (biasanya 47-49).
c). Definisi Poliplodi yaitu perubahan jumlah kromosom yang kelipatan dari N.
B. Kelainan Struktur Kromosom
Kebanyakan kelainan struktur kromosom di sebabkan factor lingkungan seperti oleh radiasi, bahan kimia, virus. Berbagai kelainan yang dikenal sebagai berikut:
a) Kromosom cincin tipe lain dari dilesi yaitu jedua ujung kromosom yang berlawanan patah, dan ujung-ujung yang tersisa bersatu dan membentuk cincin.
b) Mosaik terjadi bila pada seseorang di dalam tubuhnya mengandung berbagai campuran kariotip baik autosom maupun kromosom seks.
c) Malformasi disebabkan mutasi gen di perkiraan 10-15% malformasi kongenital disebabkan adanya gen-gen mutan (Nelson, 1969). Walaupun banyak gen yang mengalalmi mutasi, kebanyakan gen ini tidak menyebabkan kelainan kongenita, seperti misalnya fenilketonuria, yang bersifat di turunkan secara resesif autosom.
Kelainan juga dapat terjadi pada umumnya oleh karena terjadi kelainan pada pembentukan selaput atau kantung embrio. Bila pemisahan discus embrio (blastodisk) tidak sempurna atau masih muda ada bagian yang bersatu, yang kemudian berkembang lebih lanjut menjadi kembar melekat atau dikenal pula sebagai kembar siam.
Saturday, September 13, 2014
TUGAS SISTEM INFORMASI KESEHATAN
Sistem
Informasi Kesehatan
Sistem
Informasi Kesehatan (SIK) adalah sebuah sistem untuk membantu dalam
pelayanan kesehatan terdiri dari software, hardware dan
brainware(pengguna). Ketiga komponen tersebut bersatu untuk menghasilkan
sebuah sistem yang dapat membantu kinerja dalam pelayanan kesehatan.
Landasan
Dasar Sistem Informasi Kesehatan
Kombinasi
dari Teknologi Informasi dan orang yang menggunakan untuk mendukung informasi
management dan kesehatan.
Dasar
Hukum Sistem Informasi Kesehatan
1.
Tahun 2002
tentang kebijakan strategi pengembangan
2. UU no 14 Thn 2008
tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP)
Tujuan Sistem Informasi Kesehatan
Pengambil
keputusan untuk mengendalikan masalah kesehatan, informasi kesehatan yang transparan agar pengambilan keputusan tepat sasaran sehingga meningkatnya status kesehatan masyarakat. Dengan sistem ini kita dapat memperoleh :
1.
Informasi yang di
dapat lebih akurat
2.
Pendataan Cermat
3.
Keputusan tepat
Kekurangan
Sistem Informasi Kesehata
1. Kurang adanya
sumber saya manusia yang berkualitas untuk menjalankan sistem informasi
kesehatan ini.
2. tidak meratanya sumber daya manusia yang ada
3.
Memerlukan modal
yang besar dalam memulai mengoperasikan sistem ini
Kelebihan Sistem
Informasi Kesehatan
1.
Mempermudah dalam
pelayanan kesehatan masyarakat 2. Mengurangi/menghemat anggaran biaya instansi kesehatan
3. Informasi kesehatan yang transparan.
Friday, September 12, 2014
Lirik EXO – Growl Lyrics
Yo, okay
neo hogshi molla gyeonggo haneunde (jaldeureo)
jigeum wiheomhae (so dangerous)
jakku nareul jageug hajima (geunilla)
nado nal molla (oh)
jigeum wiheomhae (so dangerous)
jakku nareul jageug hajima (geunilla)
nado nal molla (oh)
sumi jakku meotneunda
niga nal hyanghae georeo onda
nareul bomyeo utneunda
neodo naege kkeulli neunji
niga nal hyanghae georeo onda
nareul bomyeo utneunda
neodo naege kkeulli neunji
[BH/KA] nun api dakkam kkamhae
niga tturheo jyeora chyeoda bolttae
gwit gae gakka wojin sum sori
nalvmichige mandeuneun neoin geol
niga tturheo jyeora chyeoda bolttae
gwit gae gakka wojin sum sori
nalvmichige mandeuneun neoin geol
amudo neol motboge
pume gamchugo shipeo
nuni neol boneun
shiseondeul nae ane ireona
geojin soyongdo
pume gamchugo shipeo
nuni neol boneun
shiseondeul nae ane ireona
geojin soyongdo
geomjeong geurimja nae ane kkae eona
neol boneun du nune bul kkochi nuntteo
geu nyeo gyeoteseo moduda mulleona
ijenj ogeum sshig sana woji nikka
neol boneun du nune bul kkochi nuntteo
geu nyeo gyeoteseo moduda mulleona
ijenj ogeum sshig sana woji nikka
na eureureong eureureong eureureong dae
na eureureong eureureong eureureong dae
na eureureong eureureong eureureong dae
da mulleo seoji anheu myeon dachyeodo molla
na eureureong eureureong eureureong dae
na eureureong eureureong eureureong dae
da mulleo seoji anheu myeon dachyeodo molla
na ison nunbitgwa
beil deutan ginjang gam
jigeum geomsaeg jungya
neoui juwireul
beil deutan ginjang gam
jigeum geomsaeg jungya
neoui juwireul
neon geunyang geudaero isseo
namaneul bara bomyeonseo
jeolttae neol bonaeji anha
dugobwa beibee
namaneul bara bomyeonseo
jeolttae neol bonaeji anha
dugobwa beibee
heurin gonggan sogeseo
(heurin gonggan sogeseo)
seonmyeong hage bit naneun
(seonmyeong hage bit naneun)
nuni bushin seongdeul nae ane ullineun
gyeong boullim sori
(heurin gonggan sogeseo)
seonmyeong hage bit naneun
(seonmyeong hage bit naneun)
nuni bushin seongdeul nae ane ullineun
gyeong boullim sori
geomjeong geurimja nae ane kkae eona
neol boneun du nune bul kkochi nuntteo
geu nyeo gyeoteseo moduda mulleona
ijenj ogeum sshig sana woji nikka
neol boneun du nune bul kkochi nuntteo
geu nyeo gyeoteseo moduda mulleona
ijenj ogeum sshig sana woji nikka
na eureureong eureureong eureureong dae
na eureureong eureureong eureureong dae
na eureureong eureureong eureureong dae
mulleo seoji anheumyeon dachyeodo molla
na eureureong eureureong eureureong dae
na eureureong eureureong eureureong dae
mulleo seoji anheumyeon dachyeodo molla
E.X.O yeah
tto dareun neugdae deuri bol saera
neomuna wanbyeoghan nae yeojara
pum soge budeureobge neorango
neomaneul wihae naneun nanpoghae jigo
neomuna wanbyeoghan nae yeojara
pum soge budeureobge neorango
neomaneul wihae naneun nanpoghae jigo
gyeolgugen ganghan jaga
eodge doeneun miin
jariga eobseu nikka geunyang doraga
ganeung seong jeroya
geureo nikka geumanbwa
geu nyeoreul neombon damyeon
nareul meonjeo neomeobwa
eodge doeneun miin
jariga eobseu nikka geunyang doraga
ganeung seong jeroya
geureo nikka geumanbwa
geu nyeoreul neombon damyeon
nareul meonjeo neomeobwa
uri mankeum hana dul sshig
jiwo beori janha
[SH/BH/CH] neo hanago naman yeogi nama
[SH/BH/CH] meomchwojin deushi Yeah~
jiwo beori janha
[SH/BH/CH] neo hanago naman yeogi nama
[SH/BH/CH] meomchwojin deushi Yeah~
geomjeong geurimja nae ane kkae eona
neol boneun du nune bul kkochi nuntteo
geu nyeo gyeoteseo moduda mulleona
ijenj ogeum sshig sana woji nikka
neol boneun du nune bul kkochi nuntteo
geu nyeo gyeoteseo moduda mulleona
ijenj ogeum sshig sana woji nikka
na eureureong eureureong eureureong dae
na eureureong eureureong eureureong dae
na eureureong eureureong eureureong dae
mulleo seoji anheumyeon dachyeodo molla
na eureureong eureureong eureureong dae
na eureureong eureureong eureureong dae
mulleo seoji anheumyeon dachyeodo molla
na eureureong eureureong eureureong dae
na eureureong eureureong eureureong dae
na eureureong eureureong eureureong dae
mulleo seoji anheumyeon dachyeodo molla
na eureureong eureureong eureureong dae
na eureureong eureureong eureureong dae
mulleo seoji anheumyeon dachyeodo molla
///
Yo, okay
I’m warning you (listen up)
It’s dangerous now (so dangerous)
Don’t keep on pushing me (something will happen)
I don’t even know myself
It’s dangerous now (so dangerous)
Don’t keep on pushing me (something will happen)
I don’t even know myself
Breath keep on stopping
You are walking towards me
You smile at me
You are attracted to me too
You are walking towards me
You smile at me
You are attracted to me too
Ooh~ my sight is blackened
When you stare at me
Sound of breath being close to my ears
You, who make me go crazy
When you stare at me
Sound of breath being close to my ears
You, who make me go crazy
So no one can see you (never)
Want to hide you in my arms (so serious)
Stares spotting you
Strong tornado
started in me
Want to hide you in my arms (so serious)
Stares spotting you
Strong tornado
started in me
Dark shadow wakened in me
Fire has stared in two eyes that woke you up
Stay away from her everyone
I’m starting to get wild now
Fire has stared in two eyes that woke you up
Stay away from her everyone
I’m starting to get wild now
I roar roar roar –ing
I roar roar roar –ing
I roar roar roar –ing
You might get hurt if you don’t step back
I roar roar roar –ing
I roar roar roar –ing
You might get hurt if you don’t step back
Sharp glance
Anxiousness so sharp
Searching around now (yeah)
Around you baby
Anxiousness so sharp
Searching around now (yeah)
Around you baby
You just stay like that
Only looking at me
I will never let you go
we’ll see baby
Only looking at me
I will never let you go
we’ll see baby
In a foggy space
(in a foggy space)
Shining brightly
(shining brightly)
Glances targeted on you
Warning growling in me beeps
(in a foggy space)
Shining brightly
(shining brightly)
Glances targeted on you
Warning growling in me beeps
Dark shadow wakened in me
Fire has stared in two eyes that woke you up
Stay away from her everyone
I’m starting to get wild now
Fire has stared in two eyes that woke you up
Stay away from her everyone
I’m starting to get wild now
I roar roar roar –ing
I roar roar roar –ing
I roar roar roar –ing
You might get hurt if you don’t step back
I roar roar roar –ing
I roar roar roar –ing
You might get hurt if you don’t step back
E.X.O. yeah
Another wolf is coming
My girl who’s so perfect
Hug you in my arms softly
I get violent just for you
My girl who’s so perfect
Hug you in my arms softly
I get violent just for you
At the end the strongest
gets the beauty (EXO)
No spaces for you here
just go back (what?)
Zero possibility, so stop looking
If you want her,
get over me first
gets the beauty (EXO)
No spaces for you here
just go back (what?)
Zero possibility, so stop looking
If you want her,
get over me first
Erase everything
but us two
You and I just stay here
like we stopped
but us two
You and I just stay here
like we stopped
Dark shadow wakened in me
Fire has stared in two eyes that woke you up
Stay away from her everyone
I’m starting to get wild now
Fire has stared in two eyes that woke you up
Stay away from her everyone
I’m starting to get wild now
I roar roar roar –ing
I roar roar roar –ing
I roar roar roar –ing
You might get hurt if you don’t step back
I roar roar roar –ing
I roar roar roar –ing
You might get hurt if you don’t step back
I roar roar roar –ing
I roar roar roar –ing
I roar roar roar –ing
You might get hurt if you don’t step back
I roar roar roar –ing
I roar roar roar –ing
You might get hurt if you don’t step back
Subscribe to:
Posts (Atom)





